Tuesday, December 10, 2013

Sedikit demi sedikit ,lama-lama menjadi bukit inilah kebaikan menggunakan sim kad tune talk tone excel......jika nak ubah masalah kewangan anda ,marilah gunakan sim card prepaid tune talk tone excel.....











Seramai 183K pengguna sim kad tune talk tone excel sudah jadi ahli dan ahli tersebut bertambah dalam ratusan setiap hari !! 




Jadi mengapa gunakan HANDPHONE yang duit kita keluar sahaja, Mengapa tak mahu gunakan HANDPHONE dan duit terus masuk selamanya , kan boleh jadi duit pencen. cuba fikir betul -betul, Jadilah PENGGUNA yang bijak.
Untuk lebih lanjut add saya atau pm saya.....saya setiasa boleh bantu anda..... 
Anda pakai prepaid tak? Berapa nilai reload sebulan? Apakah faedah-faedah yang anda dapat dari hasil reload tiap-tiap bulan itu? TIADA? Anda yang pakai SIMCARD yang merugikan!
Mahukah SIMCARD yang anda pakai akan datangkan hasil untuk anda??? Pakailah Tunetalk ToneExcel. Simcard ni bukan simcard biasa yang boleh didapati di kedai-kedai. TIDAK. Inilah SIMCARD luar biasa di mana:-
Apabila anda TOP UP ,anda dapat insuran bernilai RM 100k,dapat point dan point tu boleh tebus tiket kapal terbang Air-Asia atau tebus HP dan lain-lain barangan.


****Paling Keuntungan****
Peluang jana pendapatan dengan menjadi agen simkad tunetalk toneexcel...

1)komisen Rujuk kawan baru~Anda boleh dapat RM20 seorang.(satu kali sahaja)
2)komisen topup (seumur hidup)
*setiap kali kawan anda topup,anda diberi komisen,sehingga 3 peringkat.
Level1= 6%
Level2 =3%
Level3 =11%

Tiap-tiap bulan topup kita cuma dapat call,sms,internet?

adakah anda fikir selain dari call,sms dan bolehkan sim card anda pakai dapat menjana pendapatan kepada anda tak?

Di sini,saya ingin kongsi bagi kamu satu kebaikan guna prepaid simcard tune talk tone excel....

1)bila kamu mengalami masalah kewangan Tune talk tone excel bank in duit bagi kamu 


2)bila kamu tak kerja , Tune talk tone excel menangung kos kehidupan kamu .





Tak kira kamu guna apa brand handphone dan sim card jenis apa,
yang penting bagi kita ialah sim card tersebut dapat bagi kita income tiap-tiap bulan.......... 




Sila fikir betul-betul baru beritahu saya kebaikan sim kad kamu guna sekarang.....
ingin tahu atau lebih lanjut boleh pm saya atau add saya........
7hb Disember 2013, Pakcik aku Suraman Bin Marzuki telah menghembuskan nyawanya pada jam 8 malam di Hospital Tan Tock Seng, S'pore. En Maman adalah adik kepada ibuku Zaleha Bte Marzuki. Allahyarham didapati mengidap penyakit kanser tahap 4, Doktor menyarankan beliau melakukan operasi major operasi . Sebelum itu Pakcikku dikenakan kimoterapi.. memang agak gelap kulitnya sedari biasa. Alhamdulillah setelah kimo, beliau nampak sihat dan dapat menyaksikan perkahwinan anak lelakinya Mohd Rafi. Perkahwinan itu berlangsung dengan lancar, Allahyarham gagahkan diri dan kuatkan semangat untuk melayan para tetamu.. Majilis perkahwinan itu berlangsung pada 17/11/2013. 9 hari setelah itu barulah Allahyarham En Maman melakukan operasi membuang sebahagian paru2nya sebelah kiri.. 2 hari setelah operasi En Maman kelihatan sihat.. Namun pada hari 3, kesihatannya merundum disebabkan ammonia.. jangkitan kuman merebak ke bahagian paru2 sebelah kanan dan bahagian kiri (operasi). Sebak rasanya tika itu ke semua anak2nya hadir di ward, adik-beradik Cik Dah,  aku, ibu ayah, dan Marissa  anak buahku juga hadir dan beberapa  sanak-saudara  serta Wak Jah sekeluarga yang banyak membantu, bergilir2 menjaga En Maman sepanjang  En  Maman berada di ward. Kesian aku melihat makcikku isteri kepada pakcik Maman, Cik Faridah namanya......Ustaz telah dijemput untuk membaca dan mendoakan pakcikku.. Kita semua berdoa, Ustaz telah melakukan yang terbaik buat En Maman, Keesokan harinya En Maman mula membuka mata, kata orang tua2 itulah kali terakhir untuk beliau melihat dunia....Allah swt lebih menyayanginya pada 7hb. Disember, 2013 jam 8 malam beliau menghembuskan nafasnya yg terakhir.. Kami  sampai ke rumahnya sekitar 9:30 mlm dan jenazah di bawa pulang ke rumahnya jam 10 malam.. Alhamdulillah jenazah kulitnya kelihatan bersih, bagaikan kulitnya disapu dengan minyak.. Ramai yang berkata Allahyarham bagaikan seperti tidur ... Ramai juga yang hadir pada malam itu, ramai juga membacakan Yaasin untuk beliau. Pukul 1 pagi kami pun pulang ke rumah. Keesokan jenazah akan dimandikan pada jam 10 pagi dan dikebumikan pada jam 11pagi.. Semoga Allahyarham rohnya dicucuri rahmat, dan dikalangan orang2 yg beriman, Aamiin.
Show less
1

Friday, August 23, 2013

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan semakin bermasalah.(Sayyidina Ali bin abinthalib. radhiallahu anhu)
Cara Menggapai Hidayah.

hidayah hanyalah milik Allah, dan Allah memberi hidayah kepada orang yang dikehendakinya. Barangsiapa yang Allah beri hidayah, tidak ada seorang pun yang bisa menyesatkannya dan barangsiapa yang telah Allah sesatkan, tidak ada seorang pun yang bisa memberi hidayah kepadanya. Allah berfirman yang artinya “Allah memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.” (QS. Al-Baqarah: 213) dan Allah berfirman yang artinya “Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemberi petunjuk.” (QS. Az-zumar:23).

Setelah mengetahui hal ini, lantas bagaimana upaya kita untuk mendapatkan hidayah? karena bagaimanapun kita manusia diperintahkan berusaha untuk menggapai satu hal, termasuk usaha untuk mendapatkan hidayah dari Allah.

Di antara sebab-sebab seseorang mendapatkan hidayah adalah:

1. Bertauhid

Seseorang yang menginginkan hidayah Allah, maka ia harus terhindar dari kesyirikan, karena Allah tidaklah memberi hidayah kepada orang yang berbuat syirik. Allah berfirman yang artinya “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kesyirikan, mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-an’am:82).

2. Taubat kepada Allah

Allah tidak akan memberi hidayah kepada orang yang tidak bertaubat dari kemaksiatan, bagaimana mungkin Allah memberi hidayah kepada seseorang sedangkan ia tidak bertaubat? Allah berfirman yang artinya “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya”.

3. Belajar Agama

Tanpa ilmu (agama), seseorang tidak mungkin akan mendapatkan hidayah Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya “Jika Allah menginginkan kebaikan (petunjuk) kepada seorang hamba, maka Allah akan memahamkannya agama” (HR Bukhori)

4. Mengerjakan apa yang diperintahkan dan menjauhi hal yang dilarang.

Kemaksiatan adalah sebab seseorang dijauhkan dari hidayah. Allah berfirman yang artinya “Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka), dan kalau demikian, pasti Kami berikan kepada mereka pahala yang besar dari sisi Kami, dan pasti Kami tunjuki mereka kepada jalan yang lurus.” (An-nisa: 66-68).

5. Membaca Al-qur’an, memahaminya mentadaburinya dan mengamalkannya.

Allah berfirman yang artinya “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus” (QS. Al-Isra:9)

6. Berpegang teguh kepada agama Allah

Allah berfirman yang artinya “Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS. Ali-Imron:101).

7. Mengerjakan sholat.

Di antara penyebab yang paling besar seseorang mendapatkan hidayah Allah adalah orang yang senantiasa menjaga sholatnya, Allah berfirman pada surat al-baqoroh yang artinya “Aliif laam miim, Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya dan merupakan petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.”
Siapa mereka itu, dilanjutkan pada ayat setelahnya “yaitu mereka yang beriman kepada hal yang ghoib, mendirikan sholat dan menafkahkah sebagian rizki yang diberikan kepadanya” (QS. Al-baqoroh:3).

8. Berkumpul dengan orang-orang sholeh

Allah berfirman yang artinya “Katakanlah: “Apakah kita akan menyeru selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfaatan kepada kita dan tidak (pula) mendatangkan kemudharatan kepada kita dan (apakah) kita akan kembali ke belakang, sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh syaitan di pesawangan yang menakutkan; dalam keadaan bingung, dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan yang lurus (dengan mengatakan): “Marilah ikuti kami.” Katakanlah:”Sesungguhnya petunjuk Allah itulah (yang sebenarnya) petunjuk; dan kita disuruh agar menyerahkan diri kepada Tuhan semesta alam.” (QS. Al-An’am:72).

Ibnu katsir menafsiri ayat ini, “Ayat ini adalah permisalan yang Allah berikan kepada teman yang sholeh yang menyeru kepada hidayah Allah dan teman yang jelek yang menyeru kepada kesesatan, barangsiapa yang mengikuti hidayah, maka ia bersama teman-teman yang sholeh, dan barang siapa yang mengikuti kesesatan, maka ia bersama teman-teman yang jelek. “

Dengan mengetahui hal tersebut, marilah kita berupaya untuk mengerjakannya dan mengajak orang lain untuk melakukan sebab-sebab ini, semoga dengan jerih payah dan usaha kita dalam menjalankannya dan mendakwahkannya menjadi sebab kita mendapatkan hidayah Allah. Syaikh Abdullah Al-bukhori mengatakan dalam khutbah jum’atnya “Semakin seorang meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah, niscaya bertambah hidayah padanya. Seorang hamba akan senantiasa ditambah hidayahnya selama dia senantiasa menambah ketaqwaannya. Semakin dia bertaqwa, maka semakin bertambahlah hidayahnya, sebaliknya semakin ia mendapat hidayah/petunjuk, dia semakin menambah ketaqwaannya. Sehingga dia senantiasa ditambah hidayahnya selama ia menambah ketaqwaannya.”

Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah kepada kita dan orang-orang yang ada disekeliling kita, aamiin.

__________­_____________

• MARI JADI ORANG BAIK •

• JAGA IMAN - JAGA SHALAT - JAGA AKHLAQ - TUTUPLAH AURAT •

Satin lips-bg yg bibir kering blh try set ni lip mask&lip balm,sgt2 teruja bl memakainye..ms kite merawat bibir yg kering..frstly sapukan cream lip mask pd bibir urut secara mmbulat pd bibir secara perlahan2,sapu sikit air jika kering&tggu dlm 2/3minit kmudian lap bibir anda...taraa anda akn merasakn&lihat bibir anda yg sgt halus n cntik..akhir skli sapukn lip balm..n pkaila lipstick yg natural..anda blh ligat sndri perbezaan sebelum&seleoas mnggunaknnye..rawat la bibir anda 2 kali semnggu..sy sndri suke mnggunakn lip mask&lip balm termasuk la custmer sy yg tlh mncubanye sndri..begitu mnajubkn..apa tggu rwatlah bibir anda,sntiase nmpk cntek&sihat...

Sunday, September 30, 2012


  1. Pengorbanan seorang ayah mencari rezeki untuk anak2, sebagai ketua rumah tangga, hormati dan hargai pengorbanan ayah selagi ayah masih ada... tiada ayah tiada kita di dunia ini... semoga jadilah anak2 yang mencintai dan membalas jasa ayah.. Semoga jadilah anak-anak yang solleh dan solleha, aamiin..

    Jika Ayah Tiada "Azhary
    Lagu : Azhary
    Lirik : Syirfan Indra
    Studio: Indera Bangsawan
    Pengarah : Kamal Azedy
    Penerbit : Hazami
    video

Tuesday, April 24, 2012

Friday, April 20, 2012

CHEESE CAKE

1 buku pheladalphia cheese
1 biji telur ayam
3/4 cawan gula cast...or
1 cawan mentega
1 sudu the esen vanila
1 sudu perasa oren (optional ajee)
1 packet biskut digestive (sebagai base) , nak guna biskut lain pun tak aper.

caranya

1.hancurkan biskut hingga menjadi tepung/serbuk .
2.campurkan dengan 1 cawan mentega- (kalau rasa mentega dan biskut tidak sebati tambah lagi sikit mentega) gaul hingga boleh jadi base cheese cake nanti dan tekap kedalam acuan bekas kek or apa2 acuan yang disuka (pastian acuan boleh dibakar).
3.masukkan kedalam peti ais selama 30minit ajee
4.dlm bekas yang lain masukkan pheladaphia cheese, gula dan telur – pukul hingga kembang dan akhir masukkan esen vanilla dan perasa oren (kalau suka) – pukul hingga sebati dan kembang.
5.keluarkan base cheese cake tadi dari peti ais dan tuangkan cheese yang sudah dipukol tadi keatas base tadi dan bakar dlm oven selama 45 minit, sejukkan sebentar sebelum masukkan dlm peti ais semula.
6.Boleh dihidangkan bila2 masa.See more

Wednesday, April 11, 2012

Shalat dalam Cinta.....

“Beribadahlah seakan-akan engkau melihat Dia. Jika engkau tidak melihatnya, sesungguhnya Dia tetap melihat engkau — Hadis Qudsi

Suatu sore, seorang murid sedang salat, tapi tak sengaja seorang wanita sembari tersedu-sedu melintas di depan sajadahnya. Perilaku itu benar-benar mengganggu konsentrasi salat sang murid. Selepas salat, dia segera menghampiri wanita tadi. Ketika sang murid mendekatinya, wanita itu masih terus terisak-isak, air matanya berlelehan.
Sang murid lalu berkata, “Apakah Anda tidak tahu ada orang salat. Mengapa Anda melintas begitu saja?”

“Apakah Anda mau mendengar cerita saya?” balas wanita tadi yang terus mengendalikan sesenggukan.

“Baiklah, berceritalah,” balas sang murid.

“Suami saya yang paling aku cintai dan kasihi, ternyata dengan mudah menceraikanku,” kata wanita tadi sembari terus disela sesenggukan. Sang murid hanya bisa terus menunggu.

“Saking cinta dan sayangnya saya kepada suami saya, saya tidak bisa lagi melihat Anda sedang salat,” lanjut wanita tadi.

“Lalu bagaimana dengan Anda yang menjalankan salat karena cinta dan kasih sayang kepada Allah Swt? Kenapa Anda masih bisa melihat saya?”

Sang murid hanya bisa tertegun mendengar penjelasan wanita itu. Ada yang salah dengan dirinya?

Hakikat-Nya.....

Ketahuilah saudaraku, nafsumu seringkali membuat dirimu mengira bahwa shalatmu sudah setara dengan para ahlullah (ahli Allah) dan para wali Allah. Padahal keduanya jauh sekali berbeda. Aku petikkan sebuah hadist Rasul : “Dua orang dari umatku mengerjakan shalat. Rukuk dan sujud mereka sama. Namun di antara shalat kedua orang itu ada perbedaaan sejarak langit dan bumi (Bihar Al Anwar, jil 81 hal 249, Kitab ash-Shalah, bab 38, hadist no 41)

Lalu shalat seperti apa yang dapat mencegah dari segala perbuatan dosa dan keji? Salat macam apakah yang bisa mengantarkan seseorang memiliki kekebalan menangkal segala bentuk kemaksiatan, kemungkaran dan kekejian? Apakah seperti salatnya si murid tadi atau seperti shalat para wali Allah ? Saudaraku, perbedaan shalat antara Nabi dan orang lain terletak pada kesempurnaan eksistensial, bukan pada pokok penyempurnaan shalat. Bagi mereka, setiap kali maqam makrifatnya naik, maka rasa hina dihadapan-Nya akan semakin besar. Bukankah “sampai kepada Allah” merupakan safar yang hanya bisa dicapai dengan mengendarai malam ?

Berbahagialah orang yang mengiklaskan penghambaan dan doa kepada Allah. Ia tidak menyibukkan hatinya dengan sesuatu yang dilihat kedua matanya, tidak melupakan zikir kepada Allah karena sesuatu yang didengar oleh telinganya, dan tidak menyempitkan dadanya karena sesuatu yang diberikan kepada orang lain. Berbahagialah mereka yang merdeka dari semua yang memalingkan, karena cintanya kepada Allah.

Ruh dan kesempurnaan ibadat terletak pada kehadiran dan penghadapan hati, karena Hadirat Al-Ahadiyyah (Allah) tidak menerima ibadat tanpa itu. Limpahan kelembutan ibadah dan kasih tidak akan menyirami ibadat tanpa kehadiran hati tersebut. bahkan ibadat semacam itu jauh terhempas dari tingkatan diakui.

Dalam bukunya “Shalat Ahli Makrifat”, Imam khomeini membagi mereka yang shalat ke dalam tahapan sebagai berikut :

1. Mereka yang hanya mengenal shalat berupa kult dan bentuk lahir, tetapi mereka memahami konsep-konsep umum tentang dzikir, doa dan bacaan

2. Mereka yang memahami dengan pijakan logis hakikat-hakikat ibadat, dzikir dan bacaan

3. Mereka yang menuliskan hakikat-hakikat yang mereka pahami berdasarkan pemikiran dan akal di lembaran hati dengan pena akal, sehingga hati pun mengenal dan mengimani hakikat-hakikat tersebut.

4. Mereka memahami hakikat-hakikat itu dengan mata malakut dan pandangan batin Ilahi - sebagai kesaksian kehadiran (musyahadah hudhurriyyah) dan kehadiran diri (hudhur’aini). Selain itu mereka telah mengantarkan hakikat-hakikat ini ke tingkat hati sampai ke maqam mantap yang sempurna.

Ah, Semoga kita dikaruniai Allah untuk memiliki arbab al-qulub (pemilik hati yang suci) untuk dapat beribadah shalat seperti mereka, para wali Allah.


MENEMBUS 7 LAPISAN LANGIT.

Sohabat Mu’az bin Jabal rodiyallohu ‘anhu menyampaikan bahwa ketika beliau sedang bersama Rosululloh sollallohu ‘alaihi wa sallam,Rosululloh sollalloh ‘alahi wa sallam menyampaikan sebuah hadis yang sangat ditekankan untuk diperhatikan sehingga beliau sampai bersabda, “Aku sampaikan sebuah hadis yang apabila kamu pelihara - apabila kamu perhatikan, maka bermanfaat bagimu dan apabila kamu sia-siakan - apabila kamu sepelekan, maka kamu tidak akan punya hujjah - tidak akan punya alasan, di hadapan Allah ‘azza wa jalla”

Rosululloh sollallohu ‘alaihi wa sallam menyampaikan bahwa Allah menciptakan tujuh Malaikat dan tujuh langit, satu Malaikat menjadi penjaga pintu dari satu langit. Malaikat tersebut akan memeriksa setiap orang yang amalnya diangkat ke langit oleh Malaikat Hafazoh.

LANGIT PERTAMA

Ada amal yang bersinar bagaikan matahari dan Malaikat Hafazoh yang membawanya memuji banyak dan bersihnya amal tersebut, Malaikat penjaga pintu langit pertama menghentikannya seraya berkata, “Tamparkan amal ini pada wajah pelakunya, aku pemeriksa gibah, aku diperintahkan Allah untuk tidak membiarkan amal para pelaku gibah untuk melewatiku - aku diperintahkan Allah untuk tidak membiarkan amal orang yang suka menceritakan kejelekan orang lain untuk melewatiku”

LANGIT KEDUA

Ada amal lain yang berkilauan cahayanya, banyak dan dipuji oleh Malaikat Hafazoh yang membawanya. Amal ini berhasil melewati langit pertama karena pelakunya tidak pernah menceritakan keburukan orang lain. Tetapi ketika sampai di pintu langit kedua, penjaga langit kedua menghentikan seraya berkata, “Berhenti, tamparkan amal ini ke wajah pelakunya, sesungguhnya ia punya maksud duniawi dengan amalnya - ia mengejar kekayaan, ia mengejar kekuasan dengan amalnya - aku diperintahkan Allah tidak membiarkan amalnya melewatiku”

Dilaknatlah pelakunya oleh para Malaikat sampai sore hari.

LANGIT KETIGA

Ada lagi Malaikat Hafazoh yang naik ke langit dengan membawa amal yang sangat memuaskan, penuh oleh sedekah, puasa dan bermacam-macam kebaikan yang Malaikat Hafazoh memuji dan menganggap sedemikian banyaknya. Langit pertama dan kedua terlewati, tapi begitu sampai ke langit ketiga, Malaikat Penjaga pintu langit ketiga berkata, “Berhenti, tamparkan amal ini ke wajah pelakunya, saya Malaikat pemeriksa kibr (kesombongan), aku diperintahkan Allah tidak membiarkan amalnya melewatiku, karena ia seorang yang takabbur – seorang yang sombong pada orang lain di lingkungannya - ia merasa dirinya lebih dari yang lain”.

LANGIT KEEMPAT

Ada lagi amal yang dibawa naik oleh Malaikat Hafazoh. Amal itu bersinar bagaikan bintang yang paling besar, suaranya bergemuruh, penuh dengan tasbih, dengan puasa, shalat, hajji dan umroh. Begitu sampai ke langit yang keempat, Malaikat Penjaga pintu langit keempat itu berkata, “Berhenti, tamparkan amal ini ke wajah pelakunya, saya Malaikat pemeriksa ujub – pemeriksa rasa bangga diri, yeuh aing, aku diperintahkan Allah tidak membiarkan amalnya lewat, sebab jika dia beramal, dia selalu ujub.”

LANGIT KELIMA

Ada lagi Malaikat Hafazoh naik dengan membawa amal seorang hamba yang diiring, diantar seperti pengantin. Amalnya begitu bagus, seperti jihad, ibadah hajji dan umroh, cahayanya pun berkilauan bagaikan matahari. Ketika sampai di langit kelima, Malaikat Penjaga pintu langit kelima berkata, “Saya Malaikat pemeriksa hasud (iri / dengki), dia suka hasud kepada orang lain yang mendapat nikmat Allah – ia iri, ia dengki pada orang lain, dia itu benci pada yang membuat Allah rido. Aku diperintahkan Allah tidak membiarkan amalnya lewat”.

LANGIT KEENAM

Ada Malaikat Hafazoh yang naik dengan membawa amal yang lain, membawa wudu yang sempurna, shalat yang banyak, puasa, hajji, umroh. Namun, ketika sampai ke langit yang keenam, Malaikat Penjaga pintu langit keenam berkat, “Saya Malaikat pemeriksa rahmat – pemeriksa kasih sayang, tamparkan amal yang nampaknya bagus ini ke wajah pelakunya, ia tidak pernah mengasihi orang lain, apabila ada orang yang mendapatkan musibah, maka dia merasa senang. Aku diperintahkan Allah tidak membiarkan amalnya lewat”.

LANGIT KETUJUH

Ada pula Malaikat Hafazoh yang naik ke langit dengan membawa amal hamba berupa bermacam-macam sedekah, puasa, shalat, jihad dan waro’. Suara amal itu bergemuruh bagaikan guntur, cahayanya pun bagaikan petir. Ketika sampai ke langit yang ketujuh, Malaikat Penjaga pintu langit ketujuh berkata, “Saya pemeriksa sum’ah – pemeriksa rasa ingin mashur dan populer, sesungguhnya pemilik amal ini ingin termashur dalam kumpulan-kumpulan, selalu ingin tinggi diantara kawan-kawannya dan ingin mendapat pengaruh di hadapan para tokoh. Aku diperintahkan Allah tidak membiarkan amal itu lewat. Tiap-tiap amal yang tidak bersih karena Allah, maka itulah riya. Allah tidak menerima dan tidak mengabulkan amal orang-orang riya”.

DI HADHROTULLOH

Ada pula Malaikat Hafazoh yang naik dengan membawa amal hamba, yakni shalat, zakat, puasa, hajji, umroh, akhlak terpuji dan pendiam tidak banyak omong serta penuh zikir kepada Allah Yang Maha Tinggi, lolos melewati ketujuh langit. Kemudian diiring oleh Malaikat ketujuh langit sehingga sampai menerobos hijab-hijab dan sampai ke hadirat Allah Yang Maha Suci. Para Malaikat berdiri di hadapan Allah jalla jalaluh. Semua bersaksi bahwa amal ini adalah amal yang shalih dan diikhlaskan karena Allah.

Tapi, Allah Yang Maha Tinggi berfirman, “Kalian Hafazoh, pencatat amal hamba-Ku, sedang Akulah yang mengawasi hatinya. Amal ini tidak karena Aku, yang dimaksudkan olehnya adalah selain dari-Ku, tidak diikhlaskan kepada-Ku. Aku lebih mengetahui apa yang dimaksud olehnya dengan amal itu. Aku laknat ia, ia menipu manusia dan menipu kalian, tapi Aku tak tertipu olehnya. Akulah Yang tahu akan segala yang gaib. Akulah yang melihat isi hatinya. Tidak samar bagi-Ku apapun yang samar. Tidak tersembunyi bagi-Ku apapun yang tersembunyi. Ilmu-Ku terhadap yang terjadi sebagaimana ilmu-Ku terhadap yang akan terjadi. Ilmu-Ku terhadap yang lalu se-bagaimana ilmu-Ku terhadap yang akan datang. Ilmu-Ku terhadap mereka yang terdahulu sebagaimana ilmu-Ku terhadap mereka yang kemudian. Aku mengetahui yang rahasia dan yang samar. Bagaimana hamba-Ku dapat menipu-Ku dengan amalnya ? Dia hanyalah bisa menipu makhluk-makhluk yang tidak tahu, sedangkan Aku Yang mengetahui segala yang gaib. Laknat-Ku tetap baginya.”

Berkata Malaikat ketujuh langit dan 3000 Malaikat yang mengiringinya, “Ya Tuhan kami tetap baginya laknat-Mu dan laknat kami semua.”

Berkata pula penghuni langit, “Tetap baginya laknat Allah dan laknat mereka yang melaknat.”

MENYELAMATKAN DIRI

Ketika mendengar hadis ini Sohabat Mu’az bin Jabal rodiyallohu ‘anhu menangis terisak-isak dan berkata, “Ya Rosulalloh, bagaimana aku bisa selamat dari yang barusan diceritakan ?”

Rosululloh bersabda, “Hai Mu’az, ikutilah Nabimu dalam soal keyakinan !”

Sahabat Mu’az bin Jabal rodiyallohu ‘anhu bertanya kembali, “Engkau adalah Rosululloh, sedangkan saya ini hanya si Mu’az bin Jabal. Bagaimana saya bisa selamat dan bagaimana bisa terlepas dari bahaya tersebut ?”

Rosululloh menjawab, “Begitulah wahai Mu’az. Seandainya dalam amalmu ada kelengahan dan kekurangan, maka :

* Tahanlah lisanmu dari menjelekkan orang lain, terutama menjelekkan para ulama – para ahli Al-Quran.
* Tolaklah keinginan menjelekkan orang lain dengan mengingat kejelekan dirimu sendiri.
* Jangan membersihkan dirimu sendiri dengan menjelekkan orang lain.
* Jangan mengangkat dirimu dengan merendahkan, menekan dan menjatuhkan orang lain.
* Jangan pamerkan amalmu agar diketahui orang lain.
* Jangan mengurusi dunia sehingga melupakan urusan akhirat.
* Jangan berbisik dengan seseorang ketika ada orang lain.
* Jangan takabbur kepada orang lain, nanti luputlah kebaikanmu di dunia dan akhirat.
* Jangan berkata kasar di majlis sehingga orang takut terhadap keburukan akhlakmu. Jangan mengungkit-ungkit kebaikan pada orang lain.
* Jangan merobek-robek orang lain dengan lisanmu, nanti kamu dirobek-robek anjing-anjing Jahannam, sebagaimana firman Allah ta’ala : “wan nasyitoti nasyto” (di neraka itu ada anjing-anjing perobek badan-badan manusia), yaitu mengoyak-ngoyak daging dari tulangnya.

Sohabat Mu’az bin Jabal bertanya kembali, “Ya Rosulalloh, siapa yang yang kuat menanggung penderitaan seperti ini ?

Rasululloh menjawab, “Wahai Mu’az, yang aku ceritakan tadi padamu itu akan mudah bagi mereka yang dimudahkan oleh Allah ta’ala. Cukuplah bagimu mencintai orang lain sebagaimana mencintaimu sendiri dan bencilah untuk orang lain apa yang kamu benci untuk dirimu sendiri. Bila engkau demikian niscaya dirimu akan selamat dan terhindar.”

Insya Allah Bermanfaat...
Semoga Allah Meridhai kita semua dengan Nur al Lathief Jala Jala Luhu

Tuesday, April 3, 2012

SEMOGA CERIA SELALU

Aku ingin kau  tahu bahawa aku ingin melihat kau bahagia selalu...

CINTA KASIH

Terimalah Album Ke-2 Azhary Ahmad, seorang Producer & Penerbit di TV AlHijrah Astro 114, Penyanyi lagu2 Puisi dan Keagamaan muncul dengan album terbaru beliau yg berjudul Cinta Kasih... ini insyallah akan diputarkan dicorong2 radio sedikit masa lagi.

Kenapa Allah anugerahkan sekeping saja hati untuk kita?

LAKSA ASAM/ LAKSA PENANG

Tu dia.... saya suka laksa penang / laksa asam..
Bahan-bahan
1 kg laksa basah – saya guna laksa kering yng direndam kemudian celur hingga lembut
2 liter air
1 kg ikan kembung
... 6 keping asam gelugur
Seikat daun kesum
1 batang serai di titik
1 kuntum bunga kantan di potong kecil
2 sudu besar pes udang – jika tak de stok! so saya ganti ngan 2 inci belacan
2 sudu teh serbuk perasa jika suka
garam secukup rasa

Bahan Kisar
3 ulas bawang merah – saya tambah dengan 2 labu bawang besar
4 tangkai cili api
4 tangkai cili merah
(kisar dengan sedikit air rebusan hingga halus)

Bahan Sampingan
1 potong nenas di hiris
1 biji timun di potong nipis dan memanjang
2 tangkai cili merah di hiris
1 ulas bawang merah di hris – saya letak lebih
6 tangkai daun pudina – saya ganti dengan daun salad
1 sudu petis udang jika suka
Sedikit hirisan bunga kantan
4 biji limau kasturi di belah dua

Cara-cara :
1. Didihkan separuh air dan rebus ikan hingga masak. Angkat dan buang tulang ikan, kemudian siat isi ikan kecil2. (saya kisar je isi ikan… )
2. Tapis air rebusan ikan, satukan dengan lebihan air dan bahan kisar, masukkan isi ikan, asam gelugur, daun kesum, serai dan bunga kantan.
3. Kemudian masukkan pes udang, serbuk perasa dan garam secukupnya. Biarkan mendidih seketika.
4. Hidangkan bersama laksa dan bahan sampingan.

PUDING SUJI

Puding Suji - saya suka makan puding ni dan sesuai untuk diberi berkat sewaktu
majilis2 .....
240 gm tepung suji (tepung semolina)-( 1 1/2 cawan )
120gm gula ( 1/2 cawan )
125ml susu pekat
... 125ml susu cair
1 sudu teh esen ros – saya ganti essen vanilla
1/2 sdt pewarna kuning – 1 sdm minyak sapi
30gm badam ( bakar sebentar kemudian kisar kasar2)
30gm kismis kuning/hitam – untuk hiasan
10gm gajus – digoreng (untuk hiasan) – saya guna badam
1 helai daun pandan
sedikit air (mengikut kepekatan) – saya tambah lebih kurang 1 cawan air

Cara penyediaan

1. Campurkan kesemua bahan2 diatas dan masak di atas api hingga mendidih kecuali badam, gajus, kismis dan air.
2. Masukkan badam berserta sedikit air. Biar hingga menjadi pekat.
3. Taburkan kismis dan gajus di atasnya.
4. Biarkan sejuk dan hidangkan.

Resepi Vanilla cup cake ( Resepi asal Anna Olson)

Resepi Vanilla cup cake ( Resepi asal Anna Olson)


1 cawn butter
1 – 1 1/3 cawan gula
... 6 biji telur
3 cawan tepung
1 sd baking powder
1 susu kecil garam
1 cawan susu segar
1 sudu teh essen vanilla

Cara penyediaannya

Panaskan oven 170 c dan sediakan paper cup.
Pukul gula dgn butter hingga kembang
Masukkan telur satu per satu.
Masukkan tepung yang di ayak dengan serbuk penaik dan garam.
Masukkan adunan ke dalan cup cake dan bakar selama 18 – 20 minit.

Utk frosting

1 ½ cawan butter
¾ cawan susu segar/cair
½ sudu kecil garam
1 sudu vanilla
3 lb. gula icing ( 2.2 lb = 1 kg)

Caranya

Pukul semua bahan bermula dari kelajuan perlahan.
*Jika cuaca panas, tambahkan sedikit lagi icing sugar

KENAPA AKU DIUJI?

"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja
mengatakan; "Kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji? Dan
sesungguhnya kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka
sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan sesungguhnya Dia
mengetahui org2 yg dusta."

-Surah Al-Ankabut ayat 2-3